Jumat, 15 Februari 2013

Ada “Daniel” dalam Pemerintahan Kami

              Mungkin anda bertanya-tanya, Daniel siapakah yang dimaksud. Daniel yang saya maksud disini adalah Daniel yang sering kita dengar kisahnya dalam Alkitab. Tentu kalian ingat dengan sosok Daniel yang dibuang kedalam gua singa, tentunya cerita tersebut kita dengar ketika di sekolah minggu.
            Pada tahun ini, di gereja kami pun kembali mengulas kisah Daniel. Ya, kami percaya bahwa tahun ini tahun Daniel. Tapi apa maksudnya? Tahun Daniel disini dimaksudkan sebagai tahun pembedaan, dimana Daniel mengalami pembedaan dari orang-orang lain yang sama-sama terpilih ketika masanya. Daniel dan tiga orang temannya berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja. Begitupun dengan hal berdoa, Daniel memiliki waktu-waktu khusus dengan Bapanya.
            Kami percaya bahwa pada tahun ini, Tuhan akan menunjukkan orang-orang yang berkenan dihatiNya dengan yang tidak, yang berdoa lebih banyak dengan yang berdoa sesekali, yang benar-benar datang menyembah dengan yang tidak, yang mencari Tuhan lebih banyak dengan yang merasa cukup dengan beribadah saja. Ya, Tuhan Yesus adalah Tuhan yang memiliki kasih yang besar tapi jangan lupa bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang adil juga.
            Sama halnya dengan pemerintahan kita akhir-akhir ini. Pada malam saya berdoa, saya teringat akan sesosok ini. Mungkin beberapa dari kalian sudah menebak-nebak. Ya, saya merasa Jokowi dan Ahok adalah beberapa dari Daniel-Daniel yang Tuhan taruh dalam pemerintahan kita. Mungkin memang beliau tidak mengenal siapa itu Tuhan Yesus tapi beliau mengenal apa itu “KASIH”. Orang-orang yang memerintah dengan cara yang berbeda di tengah kerasnya pemerintahan kita, di tengah derasnya kritikan untuk cara mereka memimpin tapi, mereka yakin akan mampu melakukannya.
            Masih ada orang-orang yang memperjuangkan keadilan walaupun banyak orang yang memperjualbelikan keadilan untuk kepentingan pribadi mereka. Masih ada orang yang mencari kejujuran. Ya, mereka masih ada.
Saya rasa masih banyak Daniel-Daniel di Negara kita. Bahkan, kita pun bisa menjadi salah satu diantara mereka. Ya, another Daniel. Percayakah bahwa KAMU BISA MENJADI “BERBEDA” DI TENGAH DUNIA YANG MENUJU MENJADI “SAMA” INI? J

YF,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar