Ia tersenyum pada lelaki tak dikenal yang murung itu.
Senyum itu tampaknya membuat perasaannyalebih baik.
Lelaki itu teringat kebaikan seorang temannya dulu
dan menyuratiny untuk berterimakasih.
Temannya sangat senang menerima surat itu
sehingga ia meninggalkan tip besar saat makan siang.
Si pelayan, terkejut melihat jumlah tip itu,
mempertaruhkan semuanya mengikuti firasatnya.
Besoknya ia mengambil uang yang dimenangkannya,
dan memberikan sebagian pada lelaki di jalan.
Lelaki dijalan itu merasa bersyukur;
karena sudah dua hari ia tak makan.
Setelah ia selesai makan,
ia pulang ke kamarnya yang sempit dn kumuh.
(Ia tak tahu pada waktu itu
bahwa ia mungkin akan menemui ajal.)
Dalam perjalanan ia memungut anak anjing yang kedinginan
dan membawanya pulang supaya hangat.
Anak anjing itu sangat bersyukur
tak lagi di luar didera badai
Malamnya rumah itu terbakar.
Anak anjing itu menggonggong hingga seluruh isi rumah terbangun
dan menyelamatkan semua orang dari bahaya.
Salah satuank yang diselamatkannya
tumbuh dewasa menjadi seorang Presiden.
Semua ini karena sebuah senyum
yang tak membutuhkan uang satu sen pun.
Barbara Hauck
Chicken Soup for the Teenage Soul
Terkadang kita tidak tahu jika kita akan bisa memberikan dampak yang begitu besar kepada orang lain,
Kita tidak tahu atau kita terlalu takut untuk tahu?
Hanya hal kecil yang terkadang tidak perlu perjuangan untuk melakukannya.
Hal kecil yang kita tidak tahu akan sangat begitu penting nantinya.
Lakukanlah selagi kamu masih bisa melakukannya,
Lakukanlah selagi masih ada cukup waktu,
Tersenyumlah,
Berjuanglah,
Karna kita tidak tahu apa yang akan kita hadapi nantinya.
YF,